Temukan Cara Memulai Bisnis Impor Barang Tanpa (Harus) Pergi ke Cina

Ada sebuah kalimat menarik yang dilontarkan oleh seorang pengusaha sukses terkait fenomena maraknya peluang usaha bisnis import barang dari China ini, yaitu :

petunjuk bisnis 150x150 Temukan Cara Memulai Bisnis Impor Barang Tanpa (Harus) Pergi ke Cina” Jangan sampai cuma orang-orang tertentu yang tahu bagaimana caranya dan kita hanya MENJADI PENONTON apalagi saat perdagangan bebas dimulai nanti. Ini kesempatan untuk mengambil peran karena seringkali kita cuma diam akibat TIDAK TAHU dan TIDAK DIBERI TAHU cara-cara bisnis tertentu “

Kalimat ini tentu dapat mengubah sudut pandang kita tentang ide usaha bisnis import barang, dari sikap skeptisme, menjadi sebuah wawasan bahwa ternyata ini adalah sebuah peluang usaha terbuka yang dapat dimanfaatkan oleh setiap orang. Utamanya karena saat ini Akses Ilmu Bisnis Impor Barang dari Cina sedang dibuka seluas-luasnya dan dapat diambil oleh siapa saja yang berniat menjadi seorang pengusaha.

Bisnis Impor Barang = Tidak Nasionalis ?

cara bisnis impor barang dari cina tanpa ribet Temukan Cara Memulai Bisnis Impor Barang Tanpa (Harus) Pergi ke Cina
peluang bisnis impor barang

Tergantung dari sudut mana kita melihatnya. Ketika kita rela pasar ini dimainkan oleh segelintir orang yang ITU-ITU saja hanya karena tidak mengetahui ILMU dan SUMBERnya, maka kita dapat mengabaikan peluang ini dan kembali kepada rutinitas sehari-hari. Cukup mereka yang tahu saja yang bisa mengambil kesempatan dan kita hanya menjadi penonton setia ..

Tetapi jika Anda merasa dapat mengambil keuntungan dari peluang bisnis ini, ambil profitnya, lalu bagikan manfaat ilmunya kepada orang-orang di sekeliling Anda, maka Anda perlu mengambil kesempatan ini sejak dini.

Kuasai Skill Baru = Peluang Baru

Menguasai skill untuk cara memulai bisnis impor barang berarti akan banyak peluang yang berdatangan.

Kenapa demikian ?

Karena selamanya semua negara memiliki kebutuhan untuk mengimpor barang. Jika setiap negara butuh melakukan impor yang notabene dilakukan untuk memenuhi kebutuhan orang dalam jumlah banyak maka kita dapat memperoleh benefit baik dalam skala perorangan maupun perusahaan.

Bisa Impor, Bisa Jual ?

Poin utama dari penguasaan skill ini bukan terletak pada kemampuan melakukan impor atau tidak, akan tetapi apakah kita mampu menjualnya ? Akan menjadi percuma jika kita dapat melakukan impor barang tetapi tidak dapat menjual barang tersebut 🙂

Dengan memiliki kemampuan memasarkan produk impor juga dapat membuka jalan bagi sobat yang bercita-cita menjadi eksportir handal, bukan hanya dalam skala kecil namun juga dalam skala besar.

Bagaimana Cara Memulai Bisnis Impor ?

Perdagangan internasional terkesan rumit karena melibatkan lebih banyak pihak serta dipisahkan oleh jarak dan peraturan antarnegara. Namun setelah terjun dan memahami seluk beluk di dalamnya, bisnis impor merupakan bisnis yang sangat menjanjikan.

Dalam tulisannya di blog belajar ekspor impor, Samian Pacing menjelaskan tentang apa itu bisnis impor. Import adalah suatu kegiatan memasukkan barang ke dalam wilayah pabean RI. Wilayah pabean RI adalah wilayah republik indonesia yang meliputi zona udara, laut dan darat dalam wilayah zona ekonomi ekslusif ( zee ) dan landas kontinental kita. Jadi semua kegiatan yang berhubungan dengan memasukkan barang ke wilayah RI, di sebut import. Walaupun anda cuma memasukkan 10 pasang sepatu, ketika itu masuk wilayah RI, maka sudah bisa disebut import.

Untuk bisa memulai bisnis import barang ini, maka yang jadi pertanyaan mendasar pertama adalah : Anda Mau Beli Apa ? Dari pertanyaan tersebut maka kemudian dapat kita tarik kesimpulan berapa modal yang diperlukan untuk memulai peluang bisnis ini.

Tahapan Proses Cara Import Barang ke Indonesia

Berdasarkan sumber tulisan dari Pressti Cargo, terdapat 20 tahapan proses cara import barang ke Indonesia yang dijabarkan sebagai berikut :

Tahap Pertama:
Importir mencari barang melalui supplier (eksportir di luar negeri) untuk dimpor ke Indonesia.

Tahap Kedua:
Setelah barang didapat dan harga disepakati dengan supplier, maka harus disepakati juga cara pembayarannya, apakah secara tunai (cash), wesel, Barter, dan sebagainya. Jika importir membayar dengan L/C maka importir harus membuka Letter of Credit (L/C) di Bank Devisa dengan melampirkan Purchase Order (PO) mengenai barang-barang yang diimpor. Kemudian Bank Devisa di Indonesia mengontak Bank di luar negeri agar menghubungi supplier untuk membuat perjanjian sesuai dengan kesepakatan dalam L/C.

Tahap Ketiga:
Setelah perjanjian perdagangan (term of trade) tersebut disepakati, maka supplier luar negeri mempersiapkan barang yang dipesan oleh importir untuk diangkut ke pelabuhan dinegara supplier dan selanjutnya diangkut ke pelabuhan di Indonesia.

Tahap Keempat:
Supplier menyiapkankan serta mengirimkan kepada importir (melalui faksimili atau email) dokumen-dokumen Bill of Lading (B/L), invoice, packing list dan beberapa dokumen pendukung lainnya (bila dibutuhkan) seperti sertifikat karantina, Form E, Form D, dan sebagainya sesuai dengan syarat-syarat dan spesifikasi barang tertentu.

Tahap Kelima:
Dokumen-dokumen (invoice, packing list, dsb) yang asli satu satu rangkap dikirim kepada importer dan bagi importir yang membayar secara L/C) satu rangkap dikirimkan kepada bank.

Tahap Keenam:
Berdasarkan dokumen yang dikirim oleh supplier, importir dapat membuat dokumen Pengajuan Impor Barang (PIB). Jika importir sudah memiliki modul PIB dan EDI system sendiri, maka importir tersebut dapat mengisi dan mengirimkan sendiri dokumen PIB. Bila importir tidak memiliki PIB dan EDI maka importir tersebut harus memakai jasa Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK) untuk melakukan proses input dan pengiriman PIB.

Tahap Ketujuh:
Dari PIB yang dibuat, importir dapat mengetahui jumlah Bea Masuk, PPH dan pajak-pajak lainnya yang harus dibayar. Importir wajib untuk melengkapi semua dokumen yang diminta dalam PIB tersebut.

Tahap Kedelapan:
Importir membayar pajak dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) ke bank devisa.

Tahap Kesembilan:
Bank mengirimkan data ke Sistem Komputer Pelayanan (SKP) Bea dan Cukai secara online melalui media Pertukaran Data Elektronik (PDE).

Tahap Kesepuluh:
Importir mengirimkan PIB ke SKP Bea dan Cukai melalui media PDE.

Tahap Kesebelas:
Data PIB divalidasi kebenarannya oleh Portal http://www.insw.go.id (Indonesia National Single Window atau INSW). Dalam proses ini juga dilakukan verifikasi perijinan (analyzing point) terkait dengan Lartas (larangan dan/atau pembatasan) impor.

Tahap Kedua belas:
Jika INSW menemukan kesalahan maka PIB yang diajukan importir akan ditolak. Dalam hal ini, importir tersebut harus memperbaiki kembali PIBnya.

Tahap Ketiga belas:
Bila validasi di INSW selesai, maka data PIB secara otomatis akan dikirim ke SKP Bea dan Cukai.

Tahap Keempat belas:
SKP kembali melakukan validasi data PIB dan juga analyzing point.

Tahap Kelima belas:
Jika data benar maka akan dilakukan penjaluran.

Tahap Keenam belas:
Jika PIB kena jalur hijau, maka Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB) langsung diterbitkan.

Tahap Ketujuh belas:
Jika PIB terkena jalur merah, maka petugas Bea dan Cukai akan melakukan pemeriksaan fisik terhadap barang impor. Bila tidak ditemukan adanya pelanggaran maka SPPB akan segera diterbitkan. Akan tetapi bila ditemukan adanya pelanggaran, maka importir akan dikenakan sanski sesuai undang-undang yang berlaku.

Tahap Kedelapan belas:
Setelah SPPB diterbitkan, maka importir akan mendapat pemberitahuan dari Bea dan Cukai. Sementara itu SPPB akan dicetak melalui modul PIB.

Tahap Kedua puluh:
Barang bisa dikeluarkan dari pelabuhan dengan melampirkan dokumen asli dan SPPB.

Pusing dengan berbagai tahapan cara impor barang di atas ? 

Permudah Cara Belajar Bisnis Import Barang Anda

Untuk bisa menguasai ilmu bisnis impor barang, tentunya kita memerlukan seorang mentor, juga sumber informasi tak terbatas untuk produk-produk barang apa saja yang dapat diimpor dan berpotensi memberikan profit.

Iwan Kenrianto, salah satu praktisi bisnis impor telah menyusun sebuah panduan cara bisnis import barang dari China dalam format DVD dengan judul panduan Easy Import from China.

Dalam DVD ini kita bisa menemukan berbagai tips dan strategi yang meliputi :

  • Bagaimana prosedur import barang dari China tanpa harus memikirkan Bea Cukai,
  • Bagaimana cara belanja modal minimal tetapi untung maksimal,
  • Strategi import barang dari China tanpa harus pergi ke China,
  • Cara memilih supplier atau distributor yang baik dan benar di China,
  • Strategi melakukan pembayaran yang aman dan nyaman,
  • Bagaimana menghadapi barang yang ditahan pihak Bea Cukai,
  • dan bagaimana cara menjual produk yang telah Anda import ?

Untuk melihat lebih detil tentang isi panduan, Anda bisa kunjungi langsung websitenya disini : Panduan Bisnis Easy Import From China

Selain Iwan Kenrianto, mentor lain yang berpengalaman dalam bidang import ini adalah Bramantya Farid, pebisnis asal Bandung yang juga pernah menjadi jawara kontes SEO (Search Engine Optimization) tingkat internasional dan telah merambah peluang bisnis impor barang, terutama dari Cina.

Bramantya telah menyediakan unlimited source berupa live webinar untuk Anda yang ingin belajar cara memulai bisnis impor barang tanpa harus pergi ke Cina. Ada banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan melalui unlimited source, yang detilnya bisa Anda baca disini.

Selain belajar jalur impor tanpa ribet pajak dan bea cukai, Anda juga dapat mengetahui banyak hal yang berkaitan dengan bisnis impor barang dari Cina karena di grup ini, Bramantya juga berbagi banyak hal tentang bagaimana menjual ribuan item hanya dalam ribuan hari, overload orderan dan hal-hal yang berhubungan dengan penjualan.

Kuasai Supply dan Market

Menguasai supply dan market harus dimulai dari sekarang. Salah satu alasan pengusaha sukses adalah karena mereka menguasai supply dan market. Untuk itu sebagai langkah awal kita perlu memiliki ilmu, market dan komunitas. Jalur ini dapat kita persingkat salah satunya melalui sumber tak terbatas yang telah disediakan oleh Bramantya Farid di Bram Webinar Unlimited Sourcing (China Version). Anda juga bisa mempelajarinya melalui DVD bisnis Easy Import From China yang disusun oleh Iwan Kenrianto.

Jadi, sudah siap berbisnis impor barang ?

Semoga bermanfaat dan sukses selalu untuk bisnisnya.

www.SaatnyaJadiPengusaha.com
Berbagi Ide, Inspirasi dan Peluang Usaha

sumber-sumber artikel :
http://cafebuku.com/kategori/dvd-easy-import-from-china-2/
http://pressti.blogspot.co.id/p/tahapan-impor-barang-dari-luar-negeri.html
https://waytodeal.wordpress.com/2009/09/10/cara-memulai-bisnis-ekspor-di-rumah-bagian-i/
belajareksporimpor.com/bisnis-ekspor/bisnis-ekspor-barang.html

" Yuk, Siapa Lagi yang Mau Belajar Bisnis dan Jadi Pengusaha ? "

Temukan Ilmu, Mentor dan Komunitas yang TEPAT untuk Memulai Bisnis dan Mengembangkan Usaha Anda

KLIK DISINI UNTUK MEMULAINYA

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online